Sebelumnya, Mongol mengaku sempat diberi surat sertifikat tanah sebagai jaminan utang pelaku. Namun, surat tersebut belum di balik nama sehingga masuk dalam aset pelaku yang disita negara.
"Dikasih sertifikat tanah sebagai jaminan ternyata pas dia vonis dimiskinkan jadi sertifikat belum sempat balik nama," kata Mongol.
Akibat kejadian itu, Mongol mengalami depresi berat. Dia pernah menyendiri selama empat hari tanpa keluar lamar.
Di dalam, Mongol mengaku hanya menangisi nasibnya. Betapa tidak, uang tabungannya saat itu hanya tersisa Rp112 juta dari puluhan miliar yang ditabung. "Dan gue ketakutan jangan sampai gue diciduk. Kalau korupsi itu kan ngembet," ujarnya
Sumber: inews
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi