"Saya ingin sampaikan bahwa amplop cokelat yang diterima anggota Komisi VI itu, dengan bapak berbatik kuning itu, itu adalah amplop yang merupakan uang SPPD di mana bapak batik baju kuning itu menandatangani SPPD itu soal perjalanan dinasnya," ujar Andre, Rabu (12/3/2025).
Sementara itu, Herman mengaku geli dengan narasi miring yang beredar di sosial media terkait video tersebut.
"Memang ada sekretariat karena saya belum mengambil SPPD di minggu lalu saya tidak sempat, karena saya juga pimpinan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) yang saya juga harus bertugas di sana. Maka ya saya tidak pernah ada pemikiran jelek, tidak pernah ada berpikir apa pun, saya menandatangani di sini dan saya terima SPPD saya di meja sini gitu, dengan batik baju kuning," ujarnya.
Politikus Partai Demokrat itu menganggap narasi miring terkait video tersebut merupakan fitnah yang keji. Dia menilai, sebaran video itu merupakan bentuk perlawanan terhadap kelompok tertentu
Sumber: Inews
Artikel Terkait
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian
Teman Kuliah Jokowi di UGM Bantah Ijazah Palsu: Roy Suryo Mengada-ada, Ini Faktanya
Tukang Es Gabus Bohongi Dedi Mulyadi Soal Rumah, Fakta Warisan Terungkap!