Israel telah mengonfirmasi laporan tersebut, dengan mengatakan serangan roket tersebut memicu sirene peringatan di Nahariya dan wilayah Galilea Barat.
Serangan baru itu terjadi beberapa jam setelah Hizbullah melancarkan serangkaian serangan pesawat tak berawak, roket, dan rudal terhadap pangkalan Zionis.
Dalam serangan roket pada hari Minggu sebelumnya, pejuang Hizbullah menargetkan sekitar pangkalan militer tempat tentara Zionis berkumpul.
Dalam sebuah pernyataan, kelompok perlawanan Hizbullah mengatakan bahwa pesawat tempurnya menyerang pangkalan Malikiyah, yang mengakibatkan kerusakan berat pada fasilitas mata-mata musuh.
Mereka juga mengumumkan dua serangan terpisah terhadap pangkalan militer Al Marj dan Ruwaisat Al-Alam.
Sumber: tribunnews
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut