Pada hari Jumat ini, Menteri Pertahanan Inggris diperkirakan akan tiba di Israel untuk melakukan kordinasi dengan Amerika dalam menghadapi serangan Iran.
Amerika juga telah meningkatkan kewaspadaan dan telah mempersiapkan operasi intersepsi skala besar.
Diperkirakan bahwa serangan ini akan lebih luas daripada serangan Iran pada tanggal 13 April, yang menargetkan dua lokasi, dan dapat menantang upaya intersepsi.
Lembaga pertahanan mengambil tindakan pencegahan maksimum untuk meminimalkan kerugian bagi tentara, yang telah diinstruksikan untuk pindah ke tempat perlindungan atau bunker bawah tanah.
"Kami memiliki daftar periksa untuk siap menghadapi semua skenario. Tidak ada kepanikan," kata seorang pejabat senior yang mengetahui masalah tersebut.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melakukan penilaian situasi secara mendalam terhadap aktivitas Komando Front Dalam Negeri sejak pecahnya perang, dengan menyatakan jika Israel sangat siap menghadapi skenario apa pun, baik secara defensif maupun ofensif.
“Kami akan menuntut harga yang mahal untuk setiap agresi terhadap kami dari front mana pun,” paparnya.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Iran Siapkan Ribuan Kuburan Massal untuk Tentara AS: Persiapan Perang Terbuka?
Santunan Rp15 Juta dari Mensos untuk Ahli Waris Korban Tewas Banjir Sumatra
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo