“Ada beberapa pihak yang cemas bahwa pebisnis atau mungkin koruptor bahwa Kejagung serta Kapolri akan all out, sehingga mereka memanfaatkan kondisi ini untuk memancing di air yang keruh,” tambahnya.
Dalam akun youtubenya, Rocky juga mengatakan bahwa Presiden Jokowi megatakan tidak ada masalah.
“Itu artinya masih ada masalah yang belum selesai dan hingga saat ini masih belum ada pernyataan yang final,” paparnya.
Sedangkan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pada oknum Densus 88 yang melakukan pengintaian yaitu Bripda IM mengakui jika dirinya melakukan penguntitan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah bersama 9 anggota Densus 88 lainnya.
Anggota Densus yang terlinat antara lain tujuh oknum anggota Densus 88 Satgas Jawa Tengah yang diduga terlibat, yaitu Briptu Ary Setyawan, Briptu Irfan Maulana, Briptu Bayu Aji, Briptu Agung, Briptu Faizin, Briptu Jadi Antoni dan Brigadir Imam.
Sementara itu, terdapat juga dua oknum anggota Densus 88 dari satuan Jawa Barat, mereka adalah Briptu Doni dan Tomi Nugraha alias Fahmi.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi