“Saya diminta selesai menjalankan tugas di Istana Negara, saya harus bertugas di Istana lain, jawab saya, saya pikir-pikir dulu “ ungkapnya.
Lantas, Suginitri pun balik bertanya kepada Soekarno perihal penandatanganannya soal serah terima pergantian kekuasaan.
Namun, Soekarno malah melontarkan kata-kata kasar dan tegas kepada Sugianitri yang merupakan ajudannya kala itu.
“Jawabnya kepada saya, kamu bodoh, kamu tidak tahu politik kamu tidak tahu apa-apa “ terangnya.
Hingga akhirnya, Soekarno pun menjawab jika alasannya menandatangani serah terima kekuasaan tersebut karena tak ingin Indonesia hancur kala itu.
“Jangankan aku tidak serah terima dengan segala yang sudah diatur, lebih baik ku mati, kurobek diriku sendiri daripada negaraku hancur “ terang Ni Luh Putu Sugianitri yang merupakan ajudan dari presiden Soekarno kala itu.***
Sumber: hops
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi