Dikatakan bahwa pengumuman evakuasi oleh tentara Israel dikomunikasikan kepada pengungsi melalui selebaran, pesan teks seluler, panggilan telepon, dan siaran dalam bahasa Arab.
Pada Sabtu (11/5), Israel memerintahkan warga untuk meninggalkan lebih banyak wilayah di Rafah timur dan Jalur Gaza utara karena mereka akan terus melanjutkan perjuangannya melawan militan Hamas.
Perintah evakuasi dan pemboman gencar yang dilakukan tentara di Rafah timur telah menimbulkan kekhawatiran internasional yang luas.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi