Bicara Jakarta, ya tokohnya Anies Baswedan. Populer, berprestasi, dan punya pendukung besar yang sangat antusias. Para pendukung Anies nampak sangat loyal. Bahkan militan. Ini modal yang tidak dimiliki oleh para kandidat lain.
Lalu, siapa yang akan diusung PSI, Gerindra, Golkar, Demokrat dan PAN sebagai rival Anies Baswedan?
Khusus untuk PAN, adakah kemungkinan mengulang Pilgub Jakarta 2017 lalu? Dimana PAN di putaran kedua ikut mendukung Anies Baswedan.
Pilgub DKJ beda dengan pilpres. Partai koalisi pendukung Prabowo ada kemungkinan juga pecah. Masing-masing partai diberi kebebabasan untuk menentukan pilihan koalisinya.
Prabowo bukan Jokowi. Prabowo dan Jokowi berbeda. Prabowo selama ini punya jiwa kenegarawanan yang cukup tampak. Kemungkinan Prabowo tidak menunjukkan intervensinya secara terang-terangan.
Kalau saja intervensi, tidak akan vulgar. Apalagi, Pilgub DKJ, juga seluruh pilkada akan dilaksanakan di bulan nopember. Satu bulan setelah Prabowo baru dilantik jadi presiden.
Biasanya, pemimpin yang baru dilantik itu akan tampil cool, dan super hati-hati. Masih membaca situasi. Baru garang ketika sudah masuk periode kedua.
Mungkinkah Gerindra juga akan ikut mendukung Anies Baswedan? Kita tunggu dinamikanya.
(Penulis adalah Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)
Artikel Terkait
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian