Pihak BPBD Kabupaten Tangerang pun sigap dengan terjun ke lokasi, mendirikan posko dan memberikan bantuan logistik kepada korban banjir.
"Banjir yang disebabkan hujan ini, diduga karena sistem drainase di permukiman yang tidak bagus, sehingga debit air mengalir dengan lambat. Ada juga yang diakibatkan luapan sungai irigasi," jelasnya.
Bagi para korban banjir di wilayah Kabupaten Tangerang, bisa lapor ke 112, sehingga tim BPBD bisa segera mengirimkan logistik.
Baca Juga: Dahsyatnya Letusan Gunung Gede, Pindahkan Ibu Kota Keresidenan Priangan dari Cianjur ke Bandung
"Data yang kami terima adalah data yang masuk melalui laporan kedaruratan 112 dan telepon pusdalops. Mungkin ada titik titik banjir yang tidak melaporkan ke kita (BPBD). Sehingga kita tidak mendapatkan informasi yang lengkap," sambungnya.
Akibat banjir ini, sejumlah warga juga dilaporkan pergi mengungsi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianmassa.id
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut