RADAR JOGJA - Perempuan yang diduga anggota ISIS telah dipulangkan di Kyrgyzstan. Namun, beberapa negara menolak keras pemulangan tersebut.
Para perempuan tersebut mengungkapkan, mereka mereka selama ini mengikuti suami, ayah, dan saudara laki-lakinya ke dalam zona perang tanpa mereka sadari.
Apa yang terjadi pada mereka di sana, apa yang mereka lakukan, seberapa banyak yang mereka ketahui, yang mana mereka telah disembunyikan dibalik reruntuhan kekhalifahan.
Pemerintah Kyrgyzstan memutuskan untuk memperlakukan mereka seperti dengan kehati-hatian. Sembilan dari 10 kasus sedang diselidiki polisi.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi