"Dari kegiatan ini diharapkan siswa benar benar dapat memahami dan melaksanakan pentingnya membantu sesama," ujarnya.
Sementara itu Pembina PMR SMK Negeri I Sedayu yang juga Kepala Perpustakaan Perkasa sekolah itu, Dra. Maria Estri Putranti mengungkapkan kegiatan donor darah dan lomba mewarnai ini merupakan salah satu bentuk pengenalan literasi bagi semua.
Baca Juga: Ditjen Bina Marga Beberkan Kabar Terbaru Penerapan MLFF atau Transaksi Tol Nirsentuh
"Donor darah dan lomba mewarnai bagi anak taman kanak-kanak ini disamping mengenalkan donor darah dalam bentuk literasi juga memberikan dasar literasi kepada anak anak TK pentingnya hidup sehat," ucap Maria begitu biasa disapa.
Menurut dia kegiatan ini sangat erat dengan upaya gerakan literasi inklusi sosial. Sehingga dalam tema lomba mewarnai itu diambil semangat Membantu Sesama Setetes Darah Menyelamatkan Orang Lain sebagai topiknya.
Dijelaskan Maria, jumlah anggota Palang Merah Remaja (PMR) di SMK Negeri I Sedayu ada sekitar 70 siswa sebagian besar sudah pernah mendapatkan pendidikan dasar kegiatan P3K sehingga memiliki ketrampilan dalam melakukan pertolongan kedaruratan.
Baca Juga: Densus 88 Geledah Rumah Kontrakan Terduga Teroris di Pasar Kemis Tangerang
Untuk target pendonor menurut Ketua Pelaksana Kegiatan Muhammad Surya Aldo Pratama tidak kurang dari 40 pendonor.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianmerapi.com
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut