Ia menegaskan Israel akan terus melakukan serangan sampai pihaknya menang.
"Kami tak akan mundur sampai akhir, sampai kemenangan, sampai Hamas kami musnahkan," kelekar Netanyahu dalam pidatonya kepada tentara Israel melalui sambungan radio.
Netanyahu mengakui jika terbunuhnya tentara Israel jadi pukulan luar biasa.
Namun ia menegaskan siapa pun tak bisa menghentikan Israel.
"Saya sampaikan ini di tengah penderitaan luar biasa, juga di tengah tekanan internasional. Tak ada yang bisa hentikan kami," keukeuh Netanyahu.
Reuters merinci bahwa tentara Israel yang tewas di medan perang, terbanyak di distrik Shejia, Gaza utara.
Hamas melakukan penyergapan di saat tentara Israel sedang mengevakuasi kelompok tentara lainnya.
Hamas pun mengklaim sampai kapan pun Israel tidak akan pernah bisa menaklukan Gaza.
Menurut sebuah pernyataan Hamas menegaskan invasi darat Israel hanya menjadi sia-sia dan penderitaan bagi pihak Zionis.
"Semakin lama kalian berada di sana, semakin besar kerugian dan kematian kalian.
"Kalian akan keluar dari sana sembari membawa kekecewaan dan kerugian," jelas Hamas.
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dalam saluran televisi mengatakan, bencana besar bagi Israel masuk ke Gaza.
Ia pun menyangkal rencana Netanyahu yang ingin menghabisi Hamas di Gaza, hanyalah sebuah angan-angan.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi