“Contoh kamu jadi calon walikota ada pasangan lain juga melihat kamu kampanye, pada saat kamu pemaparan boleh enggak mereka melihat? Boleh kan, namanya kampanye terbuka,” jelas Bahlil.
“Terkecuali tertutup dan tertutup ruangannya, tapi ada orang yang masuk nyelonong. Tapi namanya kampanye terbuka kan boleh saja.
Semua orang berhak (melihat) kan,” tambahnya. Diberitakan sebelumnya, Edy Rahmayadi mengatakan ada mata-mata yang datang ke kampanye Anies ketika dirinya sedang memberikan arahan kepada warga Medan.
Edy Rahmayadi mengaku sudah biasa ada orang yang memata-matai dirinya.
"Pasti ada mata-mata yang dikirim ke sini, Si Edy ngomong apa, sudah terlalu capek saya dimata-matain," ucap Edy Rahmayadi di Medan, Sumatera Utara, Minggu (3/12/2023).
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi