Selain Maruli, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengungkapkan nama lain yang mungkin ditunjuk Jokowi menjadi KSAD yakni Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, dan Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) KSAD Letjen TNI I Nyoman Cantiasa.
Namun, analis militer dari Semar Sentinel, Alman Helvas Ali menyebut Maruli paling potensial jika dilihat dari aspek jabatan strategis sebagai Pangkostrad dan masa dinas yang masih lama, yakni sampai Februari 2028 sebagai waktu purna tugasnya dari militer.
Maruli merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) 1992 yang berpengalaman di infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Detasemen Tempur Cakra.
Setelah menuntaskan pendidikannya di Akmil, pria kelahiran 27 Februari 1970 ini menduduki sejumlah jabatan strategis. Karier Maruli moncer setelah pada 2014 ia menjadi Asisten Operasi Komandan Jenderal Kopassus.
Di tahun itu juga hingga 2016, Maruli ditunjuk menjadi Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Grup A merupakan grup Paspampres yang melekat langsung dalam mengamankan presiden.
Sejak itu jabatan dan pangkatnya terus naik, menjadi Komandan Korem 074/Warastratama (Solo), wakil Wakil Komandan Paspampres, Kasdam IV/Diponegoro, Komandan Paspamres, Pangdam IX/Udayana.
Selanjutnya pada Januari 2022, Maruli ditunjuk menjadi Pangkostrad dan tak lama lagi Jokowi akan melantik Maruli Simanjuntak sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Agus Subiyanto yang dilantik sebagai Panglima TNI
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut