Sebelumnya, Hasto menyebut adanya tekanan yang diterima pihak TPN Ganjar-Mahfud di sejumlah daerah.
"Ya tekanan ada, apalagi ini juga berkaitan ya. Kalau kita lihat konstitusi saja bisa diintervensi, padahal lembaga yudikatif. Apalagi yang lain," ucap Hasto di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11).
Hasto menyebut salah satu bentuk tekanan yang diterima TPN yakni pencopotan baliho Ganjar-Mahfud di berbagai daerah.
Meskipun Hasto menyebut tekanan terjadi di berbagai daerah, hal ini justru memperkuat dukungan timnya.
"Buktinya rakyat memberikan dukungan. Ketika ada tekanan pencopotan baliho Pak Ganjar-Prof Mahfud, rakyat menyediakan rumahnya. Ini kan, the essence of people movement. Ini yang kemudian nampak berbeda dengan yang lain," pungkas dia.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Iran Siapkan Ribuan Kuburan Massal untuk Tentara AS: Persiapan Perang Terbuka?
Santunan Rp15 Juta dari Mensos untuk Ahli Waris Korban Tewas Banjir Sumatra
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo