The Straits Times yang berbasis di Singapura juga tak ketinggalan menyoroti aksi bela Palestina di Indonesia.
The Straits Times lebih banyak menyoroti hubungan kedua negara antara Indonesia dan Israel, dimana keduanya tidak memiliki hubungan diplomatik.
Mereka menulis dalam laporannya, “pada bulan Maret, anggota beberapa kelompok Muslim turun ke jalan di Jakarta untuk memprotes partisipasi tim sepak bola Israel di Piala Dunia FIFA U-20. Badan sepak bola dunia mencabut hak tuan rumah Indonesia menyusul meningkatnya perlawanan.”
The Straits Times menyoroti hubungan tendensi masyarakat Indonesia yang tidak begitu baik dengan Israel, seperti ketika tim sepak bola Israel ditolak datang ke Indonesia beberapa bulan yang lalu.
Kemudian, kanal TV pemberitaan yang berbasis di Istanbul, Turki, yaitu anews.com, juga menyoroti aksi bela Palestina di Indonesia.
Judul pemberitaan mereka adalah ‘Ratusan Ribu Orang Berunjuk Rasa di Indonesia untuk Menuntut Gencatan Senjata di Gaza’.
Mereka menulis, “acara tersebut diselenggarakan oleh kelompok pro-Palestina yang menamakan dirinya Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina dan didukung oleh Majelis Ulama Indonesia yang menyerukan gencatan senjata segera.”
Sebagai informasi, menurut panitia penyelenggara aksi bela Palestina di Monas, jumlah peserta yang ikut hadir dalam aksi tersebut adalah mencapai 2 juta orang.***
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi