GELORA.ME -Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui Gibran Rakabuming Raka menjadi bacawapres Prabowo Subianto. Djarot bahkan menganggap Gibran kurang sabar.
Terkait itu, Prabowo memberikan pembelaan. Dia bahkan menyinggung soal terjadinya saling bajak membajak kader partai.
"Ini kan proses demokrasi, saya juga banyak kader saya juga yang diambil pihak lain. Ya, kita baik-baik saja ya kan. Kan kita satu bangsa, satu negara," kata Prabowo di Jakarta, Senin (30/10).
Prabowo pun enggan menanggapi pernyataan yang menyebut Gibran adalah contoh yang tidak baik. Prabowo menyerah masyarakat memberikan penilaiannya masing-masing.
"Yang penting rakyat yang menilai ya, kita jangan ambil negatifnya kalau menurut saya;" jelasnya.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi