Hal tersebut, kata Kang Tamil, harus menjadi pelajaran bagi PDIP, ketika memberikan ruang bagi orang-orang yang bukan kader, maka harus siap menerima resiko orang tersebut akan menjalankan proteksi politiknya sendiri.
"Apakah kemudian kita mengatakan bahwasanya oh Jokowi dan keluarganya hanya memanfaatkan PDIP, oh nanti dulu," katanya.
"Selama 10 tahun Jokowi menjabat, kita cukup melihat bagaimana PDIP memanfaatkan Jokowi sebagai presiden. Dengan berbagai menteri-menterinya dan sebagainya," imbuhnya.
Karena menurut akademisi Universitas Dian Nusantara ini, politik itu berbicara simbiosis mutualisme. Simbiosis mutualisme antara PDIP dan Jokowi dianggap terbayar tuntas.
"Jadi kalau hari ini Jokowi melihat ada peluang politik lain untuk syahwat politiknya, untuk proyeksi politiknya, saya kira itu sah-sah saja," pungkasnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi