Anwar dalam jawabannya juga mengatakan, penggunaan dinar emas memberikan alternatif bagi negara, sehingga memperkuat kekuatan domestik perekonomian masing-masing negara.
“Negara-negara Islam sudah familiar dengan dinar. Terlebih lagi, dengan pertumbuhan industri halal yang melebihi USD1 triliun, negara-negara lain juga sudah mengetahui posisi dinar,” ujarnya.
Sebelumnya, Anwar saat menjawab pertanyaan awal mengatakan penggunaan ringgit dalam perdagangan dengan beberapa negara seiring dengan "dedolarisasi" telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Ia mengatakan penggunaan mata uang lokal untuk perdagangan diterima dengan baik khususnya oleh Tiongkok dan negara-negara Asean, yaitu Indonesia dan Thailand.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut