Kejadian ini sontak saja viral dan menuai beragam komentar warganet. Pendapat warganet tampak terbelah saat melihat peristiwa ini.
"Ini gimana sih samping kanan-kirinya. Ada orang terjatuh kok masih lanjut ibadanya. Bukannya refleks ngecek kondisi korban, malah lanjut terus salatnya. Parah," komentar warganet.
"Egoisme tingkat tinggi. Seandainya saya yang di situ pasti sudah saya utamakan pertolongan pada orang itu. Soal diterima atau tidaknya ibadah salat saya, saya pasrah dan biarkan kelak Allah yang memutuskan," timpal warganet lain.
"Salat bisa ditunda atau diulang, tapi nyawa manusia cuma satu, kalau mati karena tidak tertolong sangat menyedihkan," imbuh lainnya.
"Bahkan saat imam jatuh, orang di belakang langsung gantiin imam. Tidak membatalkan dan lanjut salat wajibnya dulu. Ketika orang itu meninggal dalam keadaan salat, husnul khatimah insyaAllah," ujar warganet lain.
"Barusan tanya sama teman, ketika ada yang pingsan ketika salat berjemaah lanjut salat atau menolong orang pingsan tersebut. Sungguh, dia jawab lanjut salat dulu, nantinya kalau udah selesai baru menolong orang itu," tambah warganet lain.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi