GELORA.ME -Wakil Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan bakal mendalami kasus tindakan represif aparat gabungan terhadap warga di Pulau Rempang, Batam.
Aparat melakukan kekerasan dan menggunakan gas air mata dalam membubarkan warga Rempang yang menolak digusur. Sehingga banyak warga menjadi korban hingga anak-anak yang terkena gas air mata.
"Kami liat ada video-video, ya tentu kan kita perlu dalami. Secara prinsip-kan harusnya kita menghindari penggunaan kekerasan dalam mengatasi konflik-konflik di masyarakat," kata Habiburokhman ditemui wartawan di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan pada Minggu (10/9/2023).
Dia menyebut mereka sudah berkomunikasi dengan Polri, dan saat ini masih menunggu informasi terbaru.
"Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Polri. Kami sedang menunggu informasi terbaru dari mereka," ujarnya.
Tindakan Represif Aparat
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi