GELORA.ME - Pernyataan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, mengusulkan program kunjungan kerja ke luar negeri, dalam Rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta, seperti yang dilansir dilansir beberapa media Kamis (10/08/23) kemarin, akhirnya berbuntut .
Ucapan Prasetyo yang sempat menyebut kalimat "daripada kunker (kunjungan kerja) ke Brebes, Tegal beli telur asin, kentutnya bau. Mendingan berangkat kami ke luar negeri".
Pernyataan ini akhirnya menuai banyak kecaman netizen maupun warga di Brebes dan Tegal karena dianggap menghina dan melecehkan.
Jumat sore (11/08/23) sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Brebes, mendatangi Mapolres setempat, melaporkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.
M. Subkan (50), seorang warga Brebes, menyayangkan sikap Ketua DPRD DKI Jakarta. Menurutnya apa yang disampaikan dalam rapat formal DPRD itu tidak pantas, karena telur asin telah menjadi simbol produk unggulan Kabupaten Brebes.
Padahal disatu sisi, masyarakat di Kabupaten Brebes membanggakan produk telur asin yang sudah go nasional bahkan sudah go internasional.
"Namun, pernyataan Prasetyo yang menyebut dari pada berkunjung ke Brebes Tegal, beli telur asin kentutnya bau, mending kunker ke luar negeri. Itu sangat tidak pantas disampaikan seorang pejabat. Itu jelas sangat tidak layak disampaikan wakil rakyat," kata Subkhan.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi