"Seminar bagi mahasiswa, kami mendatangkan tamu-tamu top dari kalangan politik untuk memberi wawasan kepada seluruh mahasiswa," imbuhnya.
Satrio pun tak menghiraukan unjuk rasa PNIB yang menolak kedatangan Rocky Gerung. Sebab seminar ini digelar khusus untuk para mahasiswa Undar, sehingga tak sepatutnya PNIB ikut campur.
Saat ini, Rocky Gerung menjadi sorotan publik. Ia dilaporkan oleh Relawan Indonesia Bersatu karena dianggap telah menghina Presiden Joko Widodo dalam sebuah video di akun YouTube Refly Harun.
Ia menyebut 'bajingan tolol' untuk mengkritik kebijakan Jokowi. Rocky menjelaskan 'bajingan tolol' merupakan ungkapannya untuk mengkritik kebijakan dan posisi Jokowi sebagai Presiden, bukan dalam artian menghina pribadi atau personal Jokowi. Ia menilai ungkapan seperti itu cukup lumrah dalam forum perdebatan politik yang demokratis.
Sumber: cnnindonesia
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi