Terlebih lagi, apabila sedang berdebat dengan pembela Panji Gumilang, ia memastikan tidak akan membawa kitab Al Qur'an sebagai petunjuk.
"Saya nggak perlu bawa kitab. Kitab saya ada di sini (akal pikiran), bukan sombong," tegasnya.
Ia sudah mendengar kalau ajaran dari Panji Gumilang menggunakan mazhab dari Presiden RI pertama, Ir. Soekarno. Namun, ia malah meledek pengikutnya sudah kebawa ajaran sesat.
"Kau ikut mazhab apa? Itu orang gila yang ikutnya lebih gila. Ini orang bodoh (Panji Gumilang), yang ikut dia lebih bodoh. Ini orang sesat, yang ikut dia lebih sesat lagi," paparnya.
Lebih parahnya lagi, Habib Bahar menyenggol Ali Ngabalin yang secara blak-blakan membela Panji Gumilang. Di situlah ia ingin menantang semua pembelanya.
"Udah gitu dia belain lagi yang saya heran. Sama si Ali Ngabalin itu bodoh juga itu Ali Ngabalin. Kan dia pernah debat sama saya tuh. Ayo si Ali saya tantang kalau debat," jelasnya.
Dalam hal ini, tingkat emosi Habib Bahar sangat meledak saat berbincang dengan Uya Kuya. Akibat syariat Agama Islam dilecehkan Panji Gumilang.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut