"Kalian juga bisa dengan mudah membagikan unggahan Threads ke Story Instagram atau kalian juga bisa membagikan unggahan itu dalam bentuk link ke platform lainnya yang diinginkan," ujar Instagram mengenalkan Threads.
Khusus pengguna di bawah 16 tahun, Instagram membuat pengaturan dasar menjadikan akun Threads profil privat, pengguna hanya bisa memperlihatkan unggahan kepada pengikut tertentu saja.
Untuk dukungan privasi, pengguna bisa mengontrol mention (menyebutkan) dan orang yang bisa membalas unggahan Threads-nya. Sama seperti di Instagram, pengguna bisa menyembunyikan dan menyaring kata-kata tertentu yang tidak diinginkan agar tidak muncul di Threads.
Pengguna bisa leluasa untuk melakukan unfollow, blok, dan melakukan pelaporan terhadap akun yang dianggap meresahkan. Semua akun yang diblokir pengguna di Instagram juga akan diblok di layanan Threads.
Threads akan disiapkan untuk kompatibel dengan protokol jejaring sosial terbuka yang dikembangkan oleh Konsorsium World Wide Web (W3C) bernama ActivityPub. Badan itu bertanggung jawab untuk mengatur standar terbuka yang menjadi kunci pemanfaatan web modern.
Standar itu akan membuat Threads bisa kompatibel dengan aplikasi lainnya yang mendukung protokol tersebut, seperti Mastodon serta WordPress. Dengan standar itu, akan muncul tipe koneksi baru yang tidak mungkin terjadi di banyak media sosial yang ada saat ini. Threads kini sudah tersedia di 100 negara termasuk di Indonesia.
Sumber: tempo
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi