GELORA.ME -Dalam langkah mengurangi tingkat ekstremisme, manipulasi sistem, dan pengikisan data, Twitter membatasi tweet yang dapat dilihat per hari bagi para penggunanya.
Langkah sementara itu diumumkan oleh sang pemilik baru, Elon Musk dalam unggahannya di platform media sosial tersebut.
"Akun terverifikasi untuk sementara hanya dapat membaca hingga 6.000 unggahan dalam sehari, sementara akun yang belum diverifikasi akan dibatasi hingga 600 postingan sehari, dan akun baru akan dibatasi hingga 300 tweet per hari," kata Musk, seraya menambahkan bahwa pembatasan akan segera ditingkatkan.
Seperti dimuat TRT World, Minggu (2/7), langkah terbaru itu diumumkan setelah Musk mengatakan bahwa ratusan organisasi sedang berusaha mengorek data Twitter dengan sangat agresif, yang akan memengaruhi pengalaman para penggunanya.
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut