Syarat ketiga, yakni calon pemimpin Indonesia kedepannya harus nasionalis. Memiliki keberanian mempertaruhkan nyawanya untuk keutuhan bangsa dan negara. Karena itu menurutnya calon pemimpin Indonesia kedepan harus benar-benar asli warga negara Indonesia.
Keempat, kata kiai Marzuki calon pemimpin Indonesia kedepan harus mempunyai kapasitas dan pengalaman dalam skala level nasional sehingga mampu mengelola negara dengan baik. Kelima, calon pemimpin Indonesia kedepan harus dicintai oleh rakyat dan ulama, dan sosok tersebut pun sangat mencintai ulama.
"Keenam, dia benar-benar wibawa, disegani siapapun, ngga punya cacat moral, diperhitungkan oleh negara asing sekalipun. (Sebab) ada calon yang sudah diperhitungkan tapi sebatas regional satu provinsi, (tapi) ada calon yang sudah diperhitungkan dalam kanca internasional," kata kiai Marzuki.
Lebih lanjut kiai Marzuki mengatakan syarat terakhir bagi calon pemimpin Indonesia kedepan adalah lebih mengutamakan keutuhan bangsa. "Dia lebih mengutamakan keutuhan bangsa, nasional, bahkan mengalah untuk kepentingan dirinya sekalipun. Ada calon mengatakan saya jadi apapun siap, posisi apapun di manapun siap asal negara ini utuh," katanya.
Sumber: news.republika.co.id
Artikel Terkait
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser: Diperiksa 4 Februari 2026
Said Didu Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Reformasi Polri hingga Gaza Dibahas
Dokumen Jeffrey Epstein Dibuka: Nama Elon Musk, Pangeran Andrew, hingga Sergey Brin Terungkap
Iran Siapkan Ribuan Kuburan Massal untuk Tentara AS: Persiapan Perang Terbuka?