KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kejaksaan Agung resmi menetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate sebagai tersangka korupsi terkait megaproyek penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G.
Johnny G Plate bukanlah menteri pertama di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tersandung kasus korupsi. Sebelumnya ada Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, Mantan Menteri Sosial Idrus Marham dan Juliari P Batubara hingga Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.
Merespon hal ini, Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menilai banyaknya "pembantu" presiden di era Jokowi yang tersandung korupsi membuktikan bahwa perlu adanya perbaikan sistem pemerintahan yang baik.
"Saya kira dalam posisi ini Presiden harus mengambil momentum perbaikan sistem pemerintah yang baik, bukan hanya sekedar pidato tapi juga pelaksanannya," kata Boyamin pada Kontan.co.id, Kamis (18/5).
Baca Juga: Soal Penetapan Tersangka Johnny G Plate, Ini Penjelasan Mahfud MD
Menurutnya, Presiden Jokowi tidak cukup hanya memberikan arahan agar para "pembantunya" bekerja dengan baik dengan memperhatikan norma dan hukum yang berlaku di Indonesia.
Lebih dari itu, kata Boyamin, Presiden harusnya juga memberikan pengawasan langsung pada kinerja para menterinya. Sebab dengan banyaknya rentetean kasus korupsi dari "pembantu" Presiden, artinya ada kegagalan Presiden dalam melakukan sistem pengawasan.
"Sekarang tidak bisa hanya memberikan arahan dan jika ada yang berbuat melanggar hukum itu ditanggung pribadi, itu tidak bisa. Ya tetap perlu memberikan pengawasan dan memastikan pemerintahanya transparan, bertanggung jawab, tidak boleh ada ketirisan," tadas Boyamin.
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut