Ia menambahkan, selama proses penjaringan bacaleg ini, Haris mengaku tidak menyangka dengan antusiasme masyarakat yang ingin menyalurkan hak politiknya sebagai bacaleg di Partai Gelora.
“Kaget, meski partai baru antusiasme masyarakat terhadap Partai Gelora cukup besar,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ia menegaskan bahwa Partai Gelora Jabar memiliki target cukup besar, oleh karena itu, bukan tugas mudah bagi para Bacaleg ini, karena harus bisa mencuri kursi sebanyak-banyaknya.
“Kami targetkan, bisa dapat antara 15-20 kursi DPRD Provinsi Jawa Barat. Oleh karena itu, kami pastikan para bacaleg ini memiliki jaringan yang kuat hingga akar rumput,” tuturnya.
Haris juga mengatakan, jika nanti Pemilu 2024 dilakukan dengan sistem proporsional tertutup, Partai Gelora Jabar sudah sangat siap. Karena bagaimana pun juga lanjut Haris, bagaimana pun kondisinya dengan sistem apapun, Partai Gelora Jabar sudah menyiapkan berbagai strategi.
“Intinya mau memakai sistem apapun, kami sudah punya strategi. Kami sudah siap dengan berbagai kemungkinan sistem saat pemilu. Meski partai baru, namun banyak diantara kami sudah memiliki pengalaman dengan berbagai sistem saat pemilu. Jadi menurut kami bukan hal yang baru lagi, Kami siap hadapi pemilu 2024,” ujarnya. (mcr27/jpnn)
Sumber: jabar.jpnn.com
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut