"Saya puji juga, kalau dia mau menghapuskan cukai, saya puji. Kenapa? Karena ini kan misallocation of resources," jelas Ferry.
Argumen di Balik Usulan Penurunan Pajak
Ferry memberikan argumen yang mendasari tantangannya. Menurutnya, semakin besar pendapatan negara, maka semakin besar pula peluang terjadinya korupsi.
"Oleh karena itu, kita membutuhkan negara yang kecil. Artinya state yang budgetnya itu kecil. Karena tadi, banyak moral hazard. Makanya saya fighting untuk kalau bisa pajak-pajak diturunkan, supaya pemerintah memang dengan cekatan budgetnya bisa beroperasi," paparnya.
Peringatan dan Dukungan untuk Purbaya
Ferry mengungkapkan kekhawatirannya dengan meramalkan bahwa jika ekonomi Indonesia stagnan, negara berpotensi menjadi "zombie state" yang ditandai dengan kerusuhan sosial dan ketidakstabilan politik.
"Oleh karena itu, saya bilang Purbaya, I support you. Jangan ngomongin masalah segala macam, you are cowboy atau tidak cowboy, buat saya tidak penting. Berani tidak mengecilkan pendapatan negara, bukan memperbesar. Karena memperbesar semakin memperbesar misallocation," pungkas Ferry.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen