Analisis Proyek Kereta Cepat Whoosh: China Paling Diuntungkan?
GELORA.ME - Pakar ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy menyatakan China menjadi pihak yang paling diuntungkan dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Pernyataan ini disampaikan dalam dialog Rakyat Bersuara di iNews, Rabu 22 Oktober 2025.
Penyimpangan Prosedural dalam Proyek Whoosh
Menurut Ichsanuddin, sejak awal proyek Whoosh tidak dijalankan dengan mekanisme yang jelas antara kerja sama business to business (B2B) atau business to government (B2G). Ia menilai terjadi penyimpangan prosedural dalam penugasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Statusnya sebenarnya B2B, tapi kemudian terkena beban negara karena BUMN ditugaskan. Artinya secara prosedur hal ini menjadi tidak tampak tegas, apakah memang konstruksinya B2B atau B2G, itu kalimat penting di situ," jelas Ichsanuddin.
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026