GELORA.ME -Aparat kepolisian diminta memanggil nama-nama yang disebutkan politikus senior PDIP Beathor Suryadi karena diduga mengetahui asal muasal ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi.
Hal ini disampaikan mantan Menpora Roy Suryo melalui keterangan tertulisnya yang dikutip Kamis 26 Juni 2025.
"Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga," kata Roy Suryo.
Menurut Roy Suryo, pengakuan Beathor Suryadi memperkuat dugaan adanya kejanggalan dalam kasus ijazah Jokowi.
Roy Suryo kemudian menyinggung pernyataan Wakil Rektor I Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Wening Udasmoro, yang menyebut Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kedokteran.
Menurutnya, pernyataan Prof Wening Udasmoro itu sebagai semacam keseleo lidah yang patut diperiksa lebih jauh karena berpotensi menimbulkan kebingungan publik.
Selain itu, Roy Suryo turut menyoroti pernyataan Wakil Ketua relawan Jokowi Mania (JoMan), Andi Azwan (AA), yang hadir dalam acara "Apa Kabar Indonesia Malam” pada Selasa 24 Juni 2025.
Dalam acara itu, kata Roy Suryo, Andi secara tidak sadar menyampaikan bahwa ia memiliki kedekatan pribadi dengan Widodo, nama yang sebelumnya juga disebut-sebut Beathor Suryadi.
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026