GELORA.ME -Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi yang lebih memilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ketimbang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinilai analis komunikasi politik Hendri Satrio sebagai kiasan.
Menurut sosok yang akrab disapa Hensat itu, Jokowi tidak perlu menjadi Ketua Umum PPP lantaran sudah memiliki orang kepercayaannya di dalam partai tersebut.
“Pak Jokowi enggak pengen jadi ketua di PPP itu sebenarnya hanya perumpamaan. Karena orangnya beliau kan sudah ada di sana,” ujar Hensat lewat kanal YouTube pribadinya, Rabu 11 Juni 2025.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen