Saat ini Prabowo-Gibran belum blak-blakan mengungkap susunan kabinet yang akan dijalankan pada pemerintahan 2024-2029. Meski demikian, dorongan partai politik pendukung untuk bisa masuk kabinet adalah hal wajar.
"Karena kalau enggak mencapai ke situ kan sama dengan ormas. Kalau politik tujuannya (ke) eksekutif (atau) legislatif," sambungnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri: Analisis Hukum dan Dampaknya bagi Institusi Polri
Jokowi dan PSI: Komitmen Politik Pasca Jabatan, Janji Turun ke Daerah hingga Kontroversi