GELORA.ME -Pada tanggal 2 Maret 2022 malam selepas maghrib, mantan Menteri Pertanian Syarul Yasin Limpo (SYL) datang ke lapangan badminton di Gedung Olahraga Tangky, Mangga Besar. Di tempat itu Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Firli Bahuri sedang bermain bulutangkis bersama teman-temannya.
SYL datang tanpa diundang. Kehadirannya pun tidak diam-diam, melainkan disaksikan oleh teman-teman Firli yang kerap menemani Firli bermain bulutangkis, seperti Eddy Hartono, Trikus Haryanto, dan Rudy Haryanto Saputra, serta lainnya lagi.
Sama sekali tidak ada pemberian atau penerimaan apapun dari SYL kepada Firli Bahuri seperti yang dituduhkan penyidik Polda Metro Jaya. Ini merupakan satu dari berbagai hal yang dipersoalkan Firli Bahuri sehingga ia akhirnya mengajukan permohonan sidang praperadilan yang dimulai hari Senin lalu (11/12).
“Pernyataan Polda Metro dalam jawaban Termohon praperadilan (Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto) bahwa ada penyerahan uang, itu fitnah dan bentuk rekayasa kriminalisasi terhadap saya,” ujar Firli mengomentari jalannya persidangan di hari kedua kemarin (Selasa, 12/12) dengan agenda mendengarkan jawaban Terhomon atas permintaan Firli sebagai Pemohon yang telah disampaikan pada persidangan sehari sebelumnya.
Setelah jawaban Kapolda Metro Jaya, sidang dilanjutkan dengan replik dari Firli Bahuri yang juga diwakilkan tim kuasa hukum, dan disambung dengan duplik dari Termohon.
Sampai saat penyampaian jawaban atas permohonan Pemohon, Polda Metro mengakui bahwa tidak ada satu saksi yang melihat, mengalami dan mengetahui sendiri atas tuduhan pemerasan itu. Jadi harus ada penjelasan mengenai kapan, dimana, siapa yang menyerahkan, siapa yang menerima, siapa yang menyaksikan, atau sumber uang diambil darimana dan berapa besarnya.
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026