Kalau mau cari selamat, jangan masuk di urusan publik kan,” jelasnya. Sedangkan Rocky berpendapat warganet sudah merumuskan bahwa Gibran akan merasa diserang oleh media massa.
Hal ini akan membuatnya merasa tampil dihadapan publik menjadi tidak leluasa karena melewati proses ujian dari publik, berupa debat. “Itu artinya dia ingin meloloskan diri tanpa diuji kan, itu juga palsu tuh. Apalagi ini ujian dari Gen Z yang berupaya untuk menandingi pengetahuan Gibran,” kata Rocky.
“Tetapi ini kesempatan untuk saudara Gibran itu menunjukkan bahwa dia akan menyumbang suara pada Pak Prabowo. Kan suara Gen Z dimungkinkan dari Gibran.
Ya kalau Pak Prabowo nggak ada tambahan suara dari millenials, ya mestinya jangan jadikan Gibran dong sebagai wakil presiden,” jelas akademisi ini. Dosen Filsafat ini menyindir Gibran harus ikuti setiap debat dengan Capres dan Cawapres lainnya, bukan hanya menunggu debat resmi dari KPU.
Sebab dalam agenda resmi, menurutnya justru akan ada bocoran atau kisi-kisi yang membuat jalannya debat tidak adil.
Sedangkan esensinya mengikuti debat adalah spontanitas dari pertanyaan yang tidak dapat dikendalikan oleh peserta manapun. Maka, Gibran harus terlatih dari sekarang dalam situasi tersebut bila akan menjadi pemimpin yang baik.
“Tapi kemudian orang menganggap ya nggak mungkin. Karena Gibran pasti dimenangkan walaupun debatnya dia tidak hadir. Jadi orang sudah anggap ya main lama makin kita tahu bahwa Pak Jokowi lah ketua KPU,” sindirnya.
Pasangan dari Prabowo Subianto ini didapati tengah mengikuti kegiatan Deklarasi Pergerakan Perempuan Muda Nahdliyin (Perdana) yang berlangsung pada Rabu (6/12/2023) sekitar pukul 19.00 WIB di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Padahal, berdasarkan sumber tvOnenews.com ketiga kandidat Cawapres itu terkonfirmasi hadir mengikuti dialog interaktif itu yang disiarkan secara langsung di tvOne pada Rabu (6/12/2023) pukul 20.00 WIB.
Namun, saat menjelang dialog interaktif itu berlangsung Gibran Rakabuming Raka mengkonfirmasi ketidakhadirannya dalam acara tersebut.
Alhasil, diskusi interaktif bertajuk ‘Mencuri Hati Kawula Muda’ yang disiarkan langsung oleh tvOne hanya diikuti oleh Cawapres nomor urut 1, Cak Imin dan Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen