Oleh karena itu, capres besutan Koalisi Perubahan ini mengajak masyarakat untuk menilai pembangunan IKN secara objektif apakah benar manfaatnya untuk masyarakat luas.
Eks Gubernur DKI Jakarta ini berpendapat bahwasanya para pejabat negara masih dapat bekerja dengan kondisi kantornya yang sekarang, tepatnya di Jakarta. "Aparat negara juga masih bisa bekerja dengan kantor yang sekarang.
Enggak ada dampak," tegas dia. "Jadi saya hormati untuk bangun ibu kota, tapi hari ini kita sedang butuh menyelesaikan masalah," imbuhnya.
Dia menyebut akan jauh lebih penting anggaran triliunan rupiah tersebut dialokasikan untuk memperbaiki dan membangun sekolah, pusat kesehatan, subsidi pangan dan keberlanjutan transportasi umum
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026