GELORA.ME -Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan membebaskan rakyat Indonesia untuk memilih calon pemimpinnya. Boleh berdasarkan gagasan yang diusung bahkan gimmick yang ditampilkan.
Bahkan Anies tak mempermasalahkan rakyat Indonesia yang lebih memilih pemimpin berkarakteristik menggemaskan atau istilah populer hari ini 'gemoy'.
"Emang boleh? Boleh enggak tuh? Boleh enggak? Bebas! Anda mau pilih karena keriting, karena warna matanya, boleh, karena warna kulitnya, boleh," kata Anies di acara 'Desak Anies' di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (5/12).
Artikel Terkait
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri: Analisis Hukum dan Dampaknya bagi Institusi Polri
Jokowi dan PSI: Komitmen Politik Pasca Jabatan, Janji Turun ke Daerah hingga Kontroversi