"Sebenarnya bagi kontestan pilpres, isu perubahan dan perbaikan itu layak jual dan menarik bagi pemilih kelas bawah. Sehingga kita paham, kenapa Ganjar dan Mahfud memainkan isu soal kelemahan yang terjadi sekarang," kata Pangi.
Pangi mengatakan, dengan menyampaikan kelemahan-kelemahan pemerintah, Ganjar-Mahfud seperti sedang menyodorkan obat penawar bagi masyarakat lewat program dan visi misi yang akan dilakukan untuk perbaikan.
Namun, Pangi memandang, isu-isu tersebut justru menjadi makanan empuk bagi kalangan elite politik yang berpotensi menjadi bumerang buat Ganjar-Mahfud.
"Isu (buka kelemahan pemerintah) ini tetap elite bukan isu grassroot," demikian Pangi
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen