Saat kemudian NasDem memilih masuk ke dalam barisan yang bertentangan dengan pemerintahan saat ini, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut bahwa NasDem mendapat tantangan yang besar. "Karena ada pemegang status quo yang tidak ingin perubahan. Itulah sebabnya muncul tantangan yang amat besar," paparnya.
"Sementara perubahan yang ingin didorong bukan pergantian orangnya, perubahan paradigmanya. Perubahan cara kita mengelola negeri ini, cara kita memandang pembagian sumber daya di negeri ini. Karena kita ingin sekali bapak ibu sekalian bahwa setiap kita bisa menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri. Itu yang kita mau," tandas Anies.
Sumber: jawapos.
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026