"Kami khawatir perubahan itu dianggap sebagai sesuatu yang sangat drastis, tapi ternyata beliau menjelaskan dengan sangat baik, dan sangat masuk akal, dan juga sangat beretika," jelas Fachrul Razi.
Mantan Menteri Agama itu melanjutkan, sebagai mantan prajurit dan pernah mengemban banyak jabatan, dirinya memegang prinsip menghormati kinerja pemimpin sebelumnya.
Kendati begitu, dirinya yang mewakili Forum Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-Polri untuk Perubahan (FP3) menyadari, perubahan merupakan keniscayaan.
"Perubahan itu bukan sesuatu yang menakutkan tapi sesuatu yang sangat terpelajar dan itu dilakukan demi Kesatuan Republik Indonesia yang lebih baik," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen