GELORA.ME -Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Presiden Jokowi dalam Puncak Bulan Bung Karno di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (24/6/2023). (Dok. PDIP)
Megawati Soekarnoputri telah menduduki jabatan Ketua Umum PDI Perjuangan sejak tahun 1998. Langgengnya masa jabatan Megawati ini rupanya turut disoroti oleh sang kakak, Guntur Soekarnoputra. Bahkan belum lama ini Guntur mengusulkan agar Megawati turun dari posisinya dan digantikan oleh Presiden Joko Widodo.
Hal ini kemudian ditanggapi oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Dilihat di kanal YouTube Liputan6, Hasto mengaku menerima setiap gagasan yang masuk, tak terkecuali tentang potensi Jokowi menggantikan Megawati sebagai Ketum PDIP di masa depan.
“Sebagai gagasan, tentu saja kami menerima sebagai masukan, tetapi terkait PDI Perjuangan skala prioritas memenangkan Pemilu. Ini Rakernas IV, kemudian Rakernas V diselenggarakan setelah Pemilu, baru pada tahun 2025 dilaksanakan Kongres Partai VI. Di dalam kongres itu kedaulatan berada di tangan anggota, itu lembaga pengambil keputusan tertinggi, itu nanti mekanisme berjalan di dalam partai,” ungkap Hasto, dikutip pada Senin (2/10/2023).
Artikel Terkait
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri: Analisis Hukum dan Dampaknya bagi Institusi Polri
Jokowi dan PSI: Komitmen Politik Pasca Jabatan, Janji Turun ke Daerah hingga Kontroversi