“Siapa saja boleh kok jadi presiden, masalahnya jangan mikirin haknya! Tapi kewajibannya sebagai seorang pemimpin dari sebuah bangsa negara yang merdeka yang berdaulat, dan bebas aktif. Gitu lho," tegas Megawati ketika memberikan pidato penutupan Rakernas PDIP ke-IV, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (1/10).
Megawati sebenarnya ingin mengurai lebih jauh soal ucapannya itu. Namun kemudian dia teringat bahwa anak-anaknya sudah berpesan untuk tidak berbicara di luar konteks.
“Saat ini banyak wartawan sih, jadi saya enggak bisa ngomong bebas. Soalnya kata Mas Nanan, Mbak Puan saya sudah diindoktrinasi. Tapi saya enggak mau kasih tahu," tutupnya sambil terkekeh.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026