GELORA.ME - Pendakwah kondang, Habib Rizieq Shihab berbicara soal Pilpres 2024. Sejumlah manuver politik terjadi meski ketiga calon Presiden (Capres) masih belum mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ketiga capres yang dalam Pilpres 2024 ini di antaranya adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Baru Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) mendeklarasikan Cak Imin atau Muhaimin Iskandar sebagai Wakil Calon Presiden (Wacapres).
Sementara itu, mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di depan jamaahnya menyinggung soal Calon Presiden dalam Pilpres 2024.
"Termasuk juga saudara ke depan dalam memilih pemimpin, jangan berkecil hati, ada yang ngelapor,'Habib bagaimana nih ada calon Presiden gak suka Islam,' tapi duitnya banyak, sokongan-nya banyak, kekuatannya besar," ucapnya yang dilansir Youtube Qolbu Aswaja.
Habib Rizieq Shihab menyatakan tegas di hadapan para jamaahnya bahwa tidak usah takut untuk calon Presiden seperti demikian.
"Gak usah takut, besaran kekuatannya yang dia punya, di sisi Allah kecil, kecil saudara," ujarnya.
Kemudian, Habib Rizieq mengaku dapat pertanyaan kembali dari jamaahnya terkait salah satu calon Presiden dukungannya.
"Habib bagaimana nih kalau besok kita gak punya duit, kira-kira bisa gak kita menangkan Calon (Presiden) kita?," ucapnya menirukan pertanyaan jamaahnya.
Menjawab hal itu, Habib tak merasa khawatir karena memiliki beking Yang Maha Kuasa Allah SWT.
"Saudara, kita punya beking Yang Maha Kaya, betul?" ungkapnya.
"Ini para penjahat-penjahat yang memeras rakyat, mereka punya dukungan bekingnya cuma oligarki busuk, sedangkan beking kita siapa? Allah, siapa yang Maha Kaya? Allah," ujarnya dalam ceramahnya.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen