“Tolak perbaikan. Uang Pengganti Rp 2.238.274.248.234,00 Subsidair 5 tahun penjara,” demikian bunyi putusan seperti dikutip dari detikcom, Rabu (20/9/2023).
Majelis hakim yang mengeluarkan putusan ini terdiri dari Ketua Majelis Dwiarso Budi Santiarto, anggota Sinintha Yuliansih Sibarani, dan Yohanes Priyana. Sementara itu, panitera pengganti adalah Widyatinsri Kuncoro Yakti.
Sementara itu, hukuman pidana pokok Surya Darmadi ditambah 1 tahun penjara menjadi 16 tahun.
“Pidana penjara 16 tahun, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” katanya.
Hakim agung Sinintha Sibarani menolak untuk menyunat hukuman tersebut. Namun, suara dua hakim agung lainnya memenangkan penyunatan hukuman tersebut sehingga hanya Rp 2 triliun yang harus dikembalikan oleh Surya Darmadi kepada negara. []
Artikel Terkait
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri: Analisis Hukum dan Dampaknya bagi Institusi Polri
Jokowi dan PSI: Komitmen Politik Pasca Jabatan, Janji Turun ke Daerah hingga Kontroversi