GELORA.ME - Tujuan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dijadikan cawapres dari bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan tidak terpenuhi.
Pasalnya elektabilitas Anies Baswedan malah semakin menurun setelah Cak Imin dideklarasikan sebagai cawapres, sehingga menurut kader Partai Demokrat, Eko Jhones, NasDem salah mengambil pendamping.
"Wah kata mereka ambil Cak Imin sebagai cawapres supaya naikan elektabiltas Anies. Koq malah tambah nyungsep ya… Sepertinya memang salah ambil," ucap loyalis Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu
Bahkan dugaannya yang cukup ekstrem, Anies dan Cak Imin memang tidak untuk didaftarkan di Pilpres 2024. "Atau memang gak niat buat daftar ke KPU," ujar Eko dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Jumat (15/9).
Untuk diketahui, berdasarkan survei terbaru capres-cawapres Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), pasangan Anies-Cak Imin berada di urutan ketiga dengan elektabilitas 16,6 persen.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri: Analisis Hukum dan Dampaknya bagi Institusi Polri
Jokowi dan PSI: Komitmen Politik Pasca Jabatan, Janji Turun ke Daerah hingga Kontroversi