Namun, sampai saat ini, surat yang ditulis oleh Anies belum ditandatangani oleh Demokrat atau Agus Harimurti Yudhoyono.
Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief telah mengungkapkan surat yang berisi harapan Anies untuk melibatkan AHY sebagai cawapresnya.
Dalam surat tersebut, Anies menggunakan kata 'kami' untuk menyatakan keinginannya agar AHY menjadi cawapres.
Namun, keputusan Partai Demokrat untuk keluar dari Koalisi KPP yang mendukung Anies di Pilpres 2024 telah menciptakan perubahan dinamika politik yang signifikan.
Berita terbaru politik hari ini terus memanas, terutama kontroversi tentang surat Anies Baswedan dan dukungan dari Partai Demokrat terus menjadi perhatian, dalam perjalanan menuju Pemilu 2024 di Indonesia.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026