"Lah, orang di aturan partai saya ada petugas partai. Saya ini petugas partai juga, loh. Kok, saya ngomong Pak Presiden Jokowi itu petugas partai itu waduh pembullyannya," jelas Megawati.
"Lah, orang aturannya partai saya. Partai lain enggak pernah saya ini, itu," pungkasnya.
Sebelumnya, isu keretakan Jokowi dan Megawati berembus karena Jokowi dinilai tidak sejalan dengan keputusan partai dalam mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres.
Surat kabar Singapura, The Straits Times, menyebut hubungan Jokowi dan Megawati retak karena deklarasi pencapresan Ganjar. Politisi senior PDIP yang tak mau disebutkan namanya menyebut, Jokowi kecewa karena merasa tak dilibatkan dalam keputusan Megawati memilih Ganjar jadi bacapres.
Jokowi juga disebut kesal karena dua nama cawapres yang disodorkan ditanggapi dingin oleh Megawati.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen