"Saya terkesan dengan lukisan Gus Black, karena di situ dia gambarkan wajah-wajah pendiri Republik, wajah mereka yang pernah memimpin, lalu dia pasang di depannya rakyat jelata yang kira-kira janji kemerdekaannya belum dilunasi, gitu," tutur Anies.
Menurut Anies, kemerdekaan bukan hanya mengusir penjajah, tapi juga menghadirkan hidup yang baik bagi masyarakat. Itulah janji kemerdekaan yang harus dibayar tuntas oleh para pemimpin.
"Jadi ini bagi kita yang sedang merayakan kemerdekaan, sebuah pengingat bahwa kemerdekaan itu bukan hanya menggulung kolonialisme seperti para pendiri, tapi menggelar keadilan kesejahteraan. Dan ini ada wajah yang harus kita lunasi janji itu," ujarnya.
"Itu kan interpretasi saya, kalau pelukisnya barangkali punya maksud yang beda. Tapi itulah karya seni, karya seni itu memberikan kebebasan kepada siapapun untuk menerjemahkan sesuai dengan pikirannya sendiri. Tapi itu salah satu yang menarik," tutup Anies.
Turut hadir dalam acara ini, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat serta Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri: Analisis Hukum dan Dampaknya bagi Institusi Polri
Jokowi dan PSI: Komitmen Politik Pasca Jabatan, Janji Turun ke Daerah hingga Kontroversi