Menurutnya, ketika Cak Imin tidak disetujui seluruh parpol anggota KKIR sebagai cawapres, kemungkinan PKB hengkang dari gerbong cukup besar.
"Keinginan Cak Imin sebagai pendamping Prabowo, tapi kan PAN dan Golkar bergabung, mempertipis peluang itu," sambungnya menegaskan.
Oleh karena itu, Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) itu meyakini Cak Imin dengan PKB bakal mencari cara lain untuk menjadi kontestan Pilpres 2024.
"Apalagi Cak Imin sempat memberi kode berpaling ke PDI Perjuangan," tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026